Update

8/recent/ticker-posts

Cat Lovers Morowali (CLM ) Laksanakan Aksi Street Feeding

 



Fokus Sulawesi Bungku 

Bertepatan dengan diselenggarakannya Street Feeding Akbar di beberapa daerah Kota/Kabupaten, Pencinta Kucing yang tergabung dalam komunitas Cat Lovers Morowali (CLM) juga mengambil andil dalam Aksi Street Feeding Morowali, Minggu, 30/05/2021.

Street Feeding (SF) adalah aksi sosial memberi makanan bernutrisi, vitamin dan obat-obatan kepada kucing-kucing tidak bertuan yang ditemui di jalan. Berangkat dari titik kumpul di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Desa Ipi, CLM menyisir jalan menuju pasar sentral Bungku, Pelabuhan Bungku kemudian berpencar ke jalan-jalan kecil yang biasanya sering dijumpai kucing liar, Pasar Bente dan berakhir di Taman Fonuasingko. 

Cat Lovers Morowali adalah komunitas pencinta kucing yang dibentuk sejak 17 Mei 2019 dan sebelumnya juga pernah menyelenggarakan program steril kucing dan mencarikan adopter untuk kucing jalanan pada tanggal 17 Agustus lalu bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Bukan hanya anggota CLM, tetapi Dokter Hewan, Paramedik Veteriner dan 4 orang Anggota OSIS SMA Negeri 1 Bungku Tengah juga turut turun ke jalan dalam aksi ini memberi makanan, obat-obatan dan vitamin kepada para Anabul  (red: panggilan kesayangan untuk kucing, singkatan dari Anak Bulu). 

Segala kebutuhan dalam kegiatan ini disponsori oleh beberapa Pet Shop yang ada di Morowali, sumbangan dari komunitas lain serta dari para pencinta kucing yang menyisihkan sedikit rezekinya. 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Morowali, Andi Irman, S.STP., MM juga memberi dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh CLM tersebut karena dianggap sebagai kegiatan positif yang dapat memberi efek baik ke masyarakat agar lebih peduli dengan lingkungan, khususnya terhadap kucing jalanan. Ini diungkapkannya setelah dimintai ijinnya untuk penggunaan halaman Puskeswan sebagai tempat titik kumpul SF.



Salah satu penggiat Cat Lovers Morowali, yang biasa dipanggil Icha mengharapkan aksi memberikan makanan kepada kucing yang terlantar bisa diterapkan setiap hari. 

“Saya pribadi berharap, bukan hanya hari ini kita berbagi makanan kepada Anabul di jalanan, ini bisa setiap hari. Kan bisa makanannya disimpan di mobil atau motor, jadi kalau pas di jalan liat kucing yang lapar, tinggal dikasi.”  Ungkap Icha yang kecintaannya terhadap kucing tidak diragukan lagi karena untuk saat ini Icha sendiri sudah memelihara lebih dari 20 ekor kucing di rumahnya yang kebanyakan diambil di jalan dengan berbagai kondisi fisik. Sejauh ini Tenaga Kesehatan Hewan memang sudah sering rescue kucing. Kucing-kucing jalanan yang menjadi korban tabrak mengalami cedera seperti Prolaps usus, bola mata keluar, Hernia dan kaki buntung karena terinjak kendaraan. 

Beruntung, Kabupaten Morowali memiliki Pusat Kesehatan Hewan dan Tenaga Veteriner yang memberi pelayanan gratis bahkan untuk tindakan operasi. 

Beberapa daerah lain yang diketahui juga menyelenggarakan SF yaitu Makassar, Maros, Barru, Pangkep, Sidrap, Pare pare, Soppeng, Palopo, Bulukumba, Kendari, Palu, Ampana, Gorontalo dan beberapa Cat Lovers lainnya di wilayah Sulawesi.