Fokus Sulawesi, Morowali
Bagi generasi muda di Kabupaten Morowali sangatlah membutuhkan suatu perubahan, namun perubahan tersebut tidak akan datang degan sendirinya tanpa adanya suatu motivasi dan dukungan dari para Stakeholder di daerah yang kaya akan berbagai sumber daya alam ini. Dengan memperhatikan hal ini serta adanya kepedulian yang tinggi akan kemajuan daerah Kabupaten Morowali maka lahirlah suatu gagasan yang disertai dengan tindakan yang dinamakan PERWIRA WISATA (Pemuda Berwirausaha Berbasis Pariwisata).
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata melalui Implementasi Proyek Perubahan PKN II Angkatan VII Tahun 2021, telah melakukan berbagai upaya melakukan perubahan di tengah masyarakat khususnya generasi muda Kabupaten Morowali dengan menjaring para Pemuda / Pemudi dan membentuk kelompok-kelompok yang akan menjadi penggerak bagi generasi muda lainnya untuk terus berinovasi.
Bapak Drs. H. Moh. Adzan Djirimu, M.Si dalam hal ini selaku reformer, telah melakukan beberapa pelatihan dan pembinaan yaitu dalam bidang Ekonomi Kreatif, pelatihan Bidang Pariwisata.
Puncak dari kegiatan tersebut adalah dibuatnya MoU antara pihak PT. Bank Sulteng Cabang Bungku dengan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Daerah Kabupaten Morowali tentang kerja sama pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Morowali. Pada tanggal 25 Juni 2021 Kadis PORAPAR Daerah Kabupaten Morowali bersama tim melakukan Launching PERWIRA WISATA sekaligus penandatanganan MoU tersebut yang turut dihadiri oleh Bupati Morowali yang diwakili oleh Asisten Administrasi Pembangunan Bpk H. Faruk Jibran, SH, Direktur Politeknik Pariwisata Makassar diwakili Bpk. Buntu Marranu, MODT, Ph.D, Pimpinan PT. Bank Sulteng Cabang Bungku, Camat Menui Kepulauan, Camat Bungku Selatan, Kades Mbokita, Kades Dongkalan, Kades Tanjung Tiram, Kades Pulau Dua, dan Kades Matarape.
Launching dan Penandatanganan MoU tersebut menggiring tanggung jawab yang akan terus diemban oleh DISPORAPAR Daerah Kabupaten Morowali untuk semakin bersemangat dalam meningkatkan kualitas destinasi wisata Kabupaten Morowali yang tentunya membutuhkan tenaga kerja terdidik dan terlatih di bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan juga meningkatkan kuantitas dan kualitas pada lingkup SDM tenaga dkerja industri serta masyarakat, khususnya pengelola, kelompok sadar wisata dan masyarakat di sekitar destinasi.




