Fokus Sulawesi,Bandung
Gedung Merdeka Jln Asia Afrika, 01 Juni 2022. Berbagai Komunitas, Ormas, LSM, Paguyuban, Padepokan Sanggar Seni, Kabuyutan dan lain-lain. Menggelar Acara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang ke-77. Kenapa mengambil Gedung Merdeka, karena tempat tersebut merupakan tempat diresmikanya, hari lahir Pancasila sebagai Hari libur oleh Presiden Jokowi pada tanggal 01 Juni 2016.
Dalam Acara tersebut Anton Charliyan Mantan Kapolda Jabar yang adalah juga Pendiri dan Pembina Ormas Setya Kita Pancasila didaulat tampil sebagai Pembina Upacara mewakili Tokoh Sunda Jabar Banten. Hadir dalam acara tersebut kurang lebih 1000 peserta mewakili sekitar 96 elemen masyarakat. Acara di buka dengan Pagelaran Obade Angklung, selanjutnya diadakan acara Unik, yakni membelah Kelapa ijo yang masih utuh dari pohon, dan ternyata didalamnya terdapat Bendera Merah Putih, sebagai Bendera Suci yang didapat dari Air yang ada dilangit, yang berada dalam buah tertinggi. Setelah itu, Bendera dibuka dilanjutkan dengan penghormatan dan Acara Tradisi Mencium Bendera Merah putih. Sebagai Perlambang Kesetiaan pada Tanah Air. Pada saat Penciuman terhadap Bendera Merah Putih itu, terlihat Abah Anton tidak kuasa menitikan Air Matanya penuh haru, sebagai perwujudan Tingginya Rasa cinta terhadap Tanah Air. Keharuan ini juga dirasakan oleh seluruh peserta yang hadir, dimana banyak diantaranya menitikan air mata. Selanjutnya, dalam kata sambutanya, Abah Anton mengatakan bahwa, Pancasila merupakan Kristalisasi Nilai2 Luhur, Adat Tradisi serta Norma2 yang ada di Nusantara, yang sudah mengakar dalam diri bangsa Indonesia sejak zaman dahulu kala, sehingga sudah menjadi Budaya yg mendarah daging dalam setiap diri manusia Indonesia, sekali lagi karena sudah mengakar mendarah daging dan jadi Budaya, sehingga tidak bisa digantikan dengan Ideologi manapun, maka dari itu Pancasila di letakan dlm pembukaan UUD 45 sebagai Dasar & Philisofi Negara yg tidak bisa dirubah oleh siapapun. Anton Charliyan tokoh Budaya yang kerap dipanggil Abah Anton ini, pernah menjabat juga sebagai Kadiv Humas POLRI dan Kapolda Sulselbar, pada akhir sambutanya, beliau membacakan MAKLUMAT 1 JUNI 2022 GEDUNG MERDEKA BANDUNG sebagai Komitmen dan Sumpah Setya Masyarakat Sunda Jawa Barat Banten Untuk Indonesia, pada peringatan hari Lahir Pancasila yang ke-77, agar bisa digelorakan kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya para Generasi Muda. Mengingat Perkembangan Situasi Nasional, yang mana makin derasnya kelompok2 tertentu yg berniat ingin merubah Pancasila sebagai Ideologi Negara dengan Ideologi lain.
Adapun isi maklumat tersebut adalah sebagai berikut :
1. Tetap Setya kepada Pancasila sebagai satu2nya Ideologi Bangsa dan Negara
2. Menolak Keras Ideologi lain yang bersifat sekular, Intoleran & Radikal, seperti ideologi khilafah, komunis, liberalis, kapitalis dan lain-lain yang akan menghancurkan Keutuhan NKRI. 3. Kembali kepada Jati Diri Bangsa Yang Berbudaya, sebagai Budaya Asli Nusantara, yang mengutamakan sikap-sikap Gotong royong, rasa persatuan, rasa Kebersamaan, dan rasa Persaudaraan sebagai sesama Anak bangsa, tanpa membedakan Suku Agama Ras dan Golongan, dalam semangat Bhineka Tunggal Ika.
Hadir dalam acara tersebut juga sejumlah tokoh Sunda Jawa Barat & Banten al : Abah Yusuf Gegerkalong, Brigjen Purn. Budi Setiawan, Brigjen TNI Purn. Junias Tobing, Habib Jafar Sidiq, Wa Deden Forum Ormas Jabar, Yanti Maksoem, Jhony Projo, Budi Hermansyah exponen 98, Edwin Ketum WN 88, Ketum dan Sekjen Setya Kita Pancasila (Andreas Sumual dan Meyske Yunita), artis Sandhy Tumiwa yang juga adalah Ka Dep. Humas Setya Kita Pancasila, Robert Kenedy Ketua DPW Seya Kita Pancasila Jabar, Ketum Pjbn jabar, Sekjen Bp2Mp S. Adhi, Ketua FKPPI jabar, Manggala Garuda putih, KBP3 POLRI, Ketua FOKTI Merah Putih Johanes, Ketua INTI, LAKRI, LSI, OMBAK, Para Tokoh Lintas Agama baik Nasrani, Budha maupun Hindu dan lain-lain. Acara Berlangsung tertib, Penuh Semangat, Rasa Haru, Heroik dan Meriah. dilanjutkan dengan Pentas Seni Budaya, menyanyikan Lagu2 Nasional dan Orasi Kebangsaan.
Bruri T./Labuchay
