Update

8/recent/ticker-posts

Bupati Morowali Potong Tumpeng Saat Resmikan Gedung Baru RSUD Morowali



Pada Hari Rabu, 23 Februari 2022, Bupati Morowali meresmikan gedung baru RSUD Morowali (RSMW), ditandai dengan acara potong tumpeng, pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Morowali, Drs. Taslim. Hadir mendampingi Bupati, Ketua Tim Penggerah PKK Kabupaten Morowali, Beberapa Anggota DPRD, Forkopimda, Sekretaris Daerah, Asisten Bupati dan Kepala-kepala OPD di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali. Pembangunan gedung ini merupakan pengejawantahan visi dan misi Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Diharapakan gedung ini dapat menjamin ketersediaan pelayanan kesehatan yang memadai, keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pasien dan pengunjung.
Gedung yang diresmikan tersebut adalah Gedung Sayang Ibu dan Anak (Ponek dan Nicu), Gedung Sterilisasi Sentral, Gedung Loundry, Gedung Pelayanan Gizi, Gedung Isolasi Infeksi Terpadu (Covid-19), Gedung Pemulasaran Jenazah, Gedung Poliklinik Rawat Jalan, Gedung Bank Darah RS dan Gedung Rumah Singgah. Pada peresmian gedung baru tersebut, juga terdapat 2 (dua) gedung yang dialihfungsikan, yakni Gedung Unit Donor Darah serta Gedung Terpadu Poliklinik dan Perawatan Infeksi Khusus.
Pada sambutannya, Bupati Morowali menekankan pentingnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Hal ini harus dilakukan agar pembangunan gedung-gedung pelayanan dapat berjalan bersamaan dengan peningkatan kualitas pelayanannya. RSUD Morowali harus memiliki petugas yang profesional dan handal dalam bidang tugasnya masing-masing.
Direktur RSMW, dr. Agus AS. Partang, Sp.B, dalam laporannya, memaparkan rencana pengembangan RSUD Morowali ke depan, pemenuhan sarana dan prasarana serta kecukupan tenaga kesehatan yang memadai. Hal ini diprogramkan untuk mengejar target persiapan peningkatan kelas rumah sakit.
“Peningkatan kapasitas gedung-gedung pelayanan di RSMW diharapkan dapat  memenuhi kebutuhan untuk peningkatan kelas rumah sakit. Setelah pemenuhan standar gedung, tenaga kesehatan (terutama dokter spesialis) dan peralatan kesehatan yang memadai, diharapakan tahun depan RSMW dapat diajukan untuk menjadi rumah sakit kelas B”. sebut Agus Partang.
(Bidkominfo & RM - RSMW)

***