Update

8/recent/ticker-posts

Laksanakan Musprov.GP farmasi Sulteng Sambut Era Disruptif


Fokus Sulawesi Palu
Gabungan Pengusaha Farmasi Sulteng akhirnya melaksanakan Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-8 setelah tertunda 2 tahun akibat pandemi Covid-19.

Kegiatan secara resmi dibuka Kadis Kesehatan Sulteng dr. I Komang Adi Sujendra, Sp.PD pada Senin pagi (7/3) di Hotel Sutan Raja.

Dalam naskah sambutan gubernur, Ia mengapresiasi kegiatan sebagai wahana konsolidasi dan reorganisasi.

Lewat tema, "Sinergitas dan Kolaborasi Meraih Peluang di Era Disrupsi Dalam Bidang Farmasi" diharap gubernur dapat mendorong pelaku farmasi Sulteng lebih banyak berinovasi.

"Dapat melakukan inovasi dari bisnis konvensional melangkah ke bisnis berorientasi digital agar pelaku usaha tidak tergerus," harapnya.

Selain itu lanjutnya, GP Farmasi harus tangkas, cepat bergerak, kolaborasi dan teamwork supaya mencapai tujuan maksimal.

Sementara Ketua GP Farmasi Elisar Aryo Satmoko, SE menjelang akhir jabatan menyatakan siap mendukung  kepengurusan baru hasil musprov.

"Harapan Kami dengan pengurus baru ini kerjasama tetap berjalan dan meningkat," ujarnya berkomitmen.

Di bagian lain, Ketua Umum GP Farmasi Tirto Kusnadi menyampaikan bahwa stok obat-obatan menghadapi Covid-19 varian Omicron tidak ada yang langka di pasaran.

Begitu juga dengan harga obat yang makin murah dan terjangkau di masyarakat.

"Jangan sampai ada yang berpikir obat di Indonesia (masih) mahal," ujarnya meluruskan.

Ia pun sepakat bahwa kerjasama anggota-anggota GP Farmasi harus ditingkatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat.

Kegiatan musprov antara lain dihadiri Direktur RSUD Undata, KADIN, Ikatan Apoteker, BPOM dan elemen farmasi.