Update

8/recent/ticker-posts

Survei Penilaian Integritas Tahun 2023 (SPI 2023) Dimulai, KPK Mendorong Transparansi, Integritas Dalam Pelaksanaan Tugas

Ditulis oleh Nuralam Spd.MPd
Sekertaris Inspektorat Morowali
Fokus Sulawesi,Bungku
Sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran risiko korupsi dan perbaikan sistem anti korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melaksanakan kegiatan Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2023 pada seluruh kementerian/lembaga/pemda tidak terkecuali di Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali. Survei tahunan ini bertujuan untuk mengukur risiko korupsi di instansi public.
Terdapat tiga jenis responden yang menjadi sasaran survei, yaitu pegawai instansi publik; masyarakat pengguna layanan publik dan pelaku usaha; dan pemangku kepentingan lain (pemeriksa/auditor, lembaga swadaya masyarakat, media massa, dan lainnya). 
Saat ini survei sedang dilaksanakan dengan pengiriman tautan survei kepada responden yang terpilih. Teknis survei dilakukan secara daring dengan mengirimkan pesan massal (blast) via WhatsApp blast dari akun bercentang hijau dan/atau email resmi yang mengarahkan ke situsweb spi.kpk.go.id. 
Responden yang terpilih akan dihubungi dan dikirimi pesan massal (blast) via WhatsApp blast secara langsung oleh KPK. Pencacahan survey secara daring akan dilaksanakan pada bulan Juli – Oktober 2023, sedangkan pengolahan dan analisis data dilakukan pada bulan November – Desember 2023.
SPI dikembangkan oleh KPK sebagai alat untuk mengenal risiko korupsi pada instansi atau kantor pemerintah. Sehingga dalam akun resmi KPK disebutkan tagline Survei Penilaian Integritas Tahun 2023 yaitu "Berani Mengisi, Habisi Korupsi". 
Ada dua penilaian yang dilakukan yaitu internal dan eksternal. 
Penilaian internal menyangkut 7 (tujuh) dimensi, yaitu transparansi, integritas dalam pelaksanaan tugas, perdagangan pengaruh (trading in influence), pengelolaan anggaran, pengelolaan pengadaan barang dan jasa, pengelolaan SDM, dan sosialisasi antikorupsi. 
Sementara itu, penilaian eksternal meliputi transparansi dan keadilan layanan, upaya pencegahan korupsi, dan integritas pegawai. 
Dalam akun resmi KPK, Fungsional Direktorat Monitoring KPK, Wahyu Dewantara Susilo menjelaskan bahwa "Identitas dan kerahasiaan jawaban responden dilindungi oleh KPK. Dijelaskan juga oleh Wahyu, bahwa responden yang terpilih juga akan mendapatkan merchandise KPK yang keren dan menarik. Sehingga responden yang menerima pesan WhatsApp blast, tidak perlu ragu dalam menjawab WA blast tersebut. Setiap jawaban responda sangat berarti dan berkontribusi dalam perbaikan system pencegegahan korupsi di Kabupaten Morowali. 
Ayo kita sukseskan Survei Penilaian Integritas (SPI) 2023 dengan mengisi pesan WhatsApp blast "Berani Mengisi, Habisi Korupsi"… !! (Opu ambena opu)